Inilah Hukum Seorang Wanita Menggunakan Hijab

Hijab atau jilbab memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan seorang Muslimah, yang hukumnya wajib dipakai ketika mereka sudah mengalami haid. Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Islam adalah agama yang mengatur semua aspek kehidupan termasuk tata cara pergaulan, serta bagaimana cara berpakaian yang baik dan benar.

Akan tetapi, banyak masyarakat kita yang menganggap bahwa hijab atau jilbab diartikan sebagai penutup kepala saja. Padahal, arti sebenarnya dari istilah jilbab ini adalah pakaian yang menutupi seluruh anggota tubuh wanita lho. Penggunaan hijab juga tidak boleh asal-asalan, melainkan harus pakaian yang tidak terlalu sempit dan juga tidak terlalu longgar. Dengan kata lain, seorang wanita Muslimah harus memakai hijab syar’i. Adapun mengenai beberapa keutamaan menggunakan hijab syar’i yang harus kamu ketahui seperti dibawah ini.

Keutamaan Hijab Syar’i:

  1. Hijab Syar’i Sesuai Dengan Fitroh

Sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah Subhanahu Wata’ala: “Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah bagi keduanya menutupinya dengan daun-daun surga, kemudian Robb mereka menyeru mereka: Bukanlah aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan aku katakan kepadamu: Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” (Qs. Al-‘Araf:22).

  1. Hijab Syar’i Merupakan Bentuk Kesempurnaan Iman dan Taqwa

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin.” (QS. Al-Ahzab:59). “Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang terdahulu.” (QS. Al-Ahzab:33).

  1. Hijab Syar’i Adalah Bentuk Rasa Malu Seorang Wanita

Seperti yang diriwayatkan dalam sebuah hadist Al-Bukhori no. 6120: Dari Abi Mas’ud RA berkata: bersabda Nabi Muhammaf Shallallahu ‘alayhi wa sallam: “Sesungguhnya apa yang ditemui dari perkataan Nabi terdahulu: apabila engkau tidak malu, maka lakukanlah apa yang engkau kehendak.”

  1. Hijab Syar’i Adalah Penyuci Hati Bagi Seorang Muslimah

Disebutkan dalam sebuah ayat Al-Quran surah QS. Al-Ahzab:53, Allah SWT berkata: “Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dari hati mereka.”

  1. Hijab Syar’i Adalah Pelindung Wanita Dari Para Penjahat

Hijab syar’i merupakan sebab terbesar penjagaan yang kokoh dari gangguan para penjahat, dan menutup kesempatan bagi siapa yang memiliki penyakit hati. Allah SWT berkata: “Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.” (QS. AL-Ahzab:59). “Maka janganlah kamu tunduk dakam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (QS. Al-Ahzab:32).

  1. Hijab Syar’i Merupakan Mahkota Diatas Kepala Wanita

Hijab syar’i dapat menjadi mahkota bagi wanita, agar mereka lebih semangat lagi dalam memperbaiki dirinya, serta menjauhkan apa yang mengganggu dan menodai kehormatannya. Lepasnya hijab dari kepala wanita, menunjukkan bahwa iman dalam dirinya sangatlah lemah.

  1. Hijab Syar’i Menjadi Penyelamat Wanita Dari Api Neraka

Diriwayatkan dalam hadist Shohih Muslim (21:28) dari Abi Huroirroh RA berkata: bersabda Rosululloh shallallahu ‘alayhi wa sallam: “Dua jenis dari penduduk neraka yang tidak pernah aku melihat keduanya, kaum yang bersamanya cambuk seperti ekor sapi, yang dibuatnya untuk memukul manusia. Dan wanita yang berpakaian telanjang, berlenggak lenggok, yang kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak masuk surga, dan tidak pula mencium baunya, dan baunya itu bisa dicium dari perjalanan dari sini sampai sana.”

 

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top