5 Gaya Berhijab Dari Berbagai Negara

Menjadi seorang muslimah yang kaffah, tentunya akan membuat orang tersebut berperilaku yang sesuai dengan Syar’I (hukum Islam), baik itu mengenai pergaulan sesama manusia, masalah muamalah, maupun masalah fashion atau baju yang dikenakan dalam sehari-hari. Tentang masalah fashion, tentunya semua tahu bahwa seorang muslimah memiliki gaya hidup tersendiri soal fashion. Misalnya baju yang dikenakan harus menutupi semua anggota tubuhnya, kecuali muka dan telapak tangan. Selain menggunakan baju yang menutupi semua auratnya, seorang muslimah juga diwajibkan untuk menggunakan hijab atau kerudung.

Seperti yang diketahui bahwa setiap negara itu memiliki adat istiadat dan budayanya masing-masing. Begitupun dengan penggunaan hijab,  di setiap negara pasti memiliki gaya berhijab berbeda-beda dengan sentuhan budayanya masing-masing. Lalu apa saja gaya hijab di setiap negara? Oleh karena itu, dalam tulisan kali akan memberikan informasi tentang 5 gaya berhijab dari berbagai negara sebagai berikut ini :

  1. Indonesia, Malaysia dan Brunnei Darussalam

Karena masih serumpun sama-sama bangsa Melayu, sehingga kaum wanita dari Indonesia, Malaysia dan Brunnei Darussalam memiliki gaya berhijab yang hampir sama. Mereka menggunakan hijab dengan gaya modis dan stylish dengan pilihan warna-warna netral bahkan bermotif yang dikreasikan dengan apik. Namun, bedanya wanita Indonesia sering menggunakan kerudung segiempat yang dibentuk menjadi segitiga atau menggunakan khimar syar’i yang menutupi dada. Sedangkan wanita Malaysia dan Brunnei Darussalam sering menggunakan scarf atau pashmina panjang yang dililitkan di kepala hingga menutupi leher. Agar rapih dan kokoh lalu disematkan peniti atau jarum pentul di dekat telinga.

  1. Palestina

Gaya berhijab kaum wanita di Palestina menutupi area rambut, leher, hingga dada. Selain itu, hijab yang digunakannya pun umumnya berwarna gelap seperti hitam, atau kerudung perpaduan hitam putih seperti sorban. Selain di Palestina, gaya hijab ini juga sering digunakan oleh kaum wanita Suriah.

  1. Afghanistan

Hijab yang digunakan oleh kaum wanita di Afghanistan dikenal dengan nama burqa. Burqa ini umumnya berukuran panjang hingga mata kaki. Lalu menutupi sebagian wajah dan hanya nampak area mata saja. Burqa ini terdiri dari beberapa warna, namun kebanyakan wanita Afghanistan menggunakan burqa warna biru.

  1. Pakistan

Pengguna hijab di Pakistan yang menutupi seluruh rambut masih terlihat jarang. Biasanya wanita Pakistan menggunakan selendang panjang bernama duppata yang diletakkan di atas kepala untuk menutupi sebagian rambut hingga lehernya. Selain itu, warna kerudung yang digunakan pun sangat beragam, yang biasanya diselaraskan dengan warna pakaian tradisional Pakistan.

  1. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab

Perlu diketahui bahwa wanita dari Timur Tengah memiliki beberapa gaya berhijab masing-masing. Akan tetapi yang sering digunakan adalah pashmina panjang berwarna gelap yang dililitkan 2-3 kali ke kepala. Lalu diselipkan di bagian dagu supaya kencang dan rapi. Terlihat mereka sering membetulkan hijabnya dikarenakan tidak menggunakan peniti maupun jarum pentul dalam memakainya. Selain itu, ada juga gaya hijab lainnya dengan menggunakan pashmina panjang yang disematkan jarum peniti di bagian dagunya. Lalu salah satu sisi hijab disampirkan di bahu yang satunya lagi supaya lebih rapi dan stylish. Biasanya gaya hijab ini dipadukan dengan gamis panjang.

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang 5 gaya berhijab di setiap negara. Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi bagi anda semua, khususnya bagi para hijjabers.

 

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top